TASAMMUH

TOLERANSI DISEBUT JUGA TENGGANG
RASA ATAU SALING MENGHARGAI. DALAM ISTILAH AGAMA ISLAM, TOLERANSI DISEBUT JUGA
TASAMMUH, YAITU SUATU SIKAP YANG SENANTIASA SALING MENGHARGAI ANTARSESAMA
MANUSIA.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا
خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ
لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ
عَلِيمٌ خَبِيرٌ
“Hai
manusia,
sesungguhnya
Kami menciptakan
kamu
dari
seorang
laki-laki
dan
seorang
perempuan
dan
menjadikan
kamu
berbangsa-bangsa
dan
bersuku-suku
supaya
kamu
saling
kenal-mengenal.
Sesungguhnya
orang yang paling mulia diantara
kamu
disisi
Allah ialah
orang yang paling takwa diantara
kamu.
Sesungguhnya
Allah Maha
Mengetahui
lagi
Maha
Mengenal.”
(q.s.
Al-hujurat
: 13)
MACAM - MACAM TASAMMUH
a. Sesama orang islam
kepada
sesama
muslim,
bersikap
toleransi
merupakan
kewajiban
yang disyariatkan
oleh
agama. Hal ini
didasarkan
atas
sebab
satu
akidah
persaudaraan
yang sama,
yaitu
agama islam.
Persaudaraan
sesama
muslim
oleh
rasulullah
digambarkan
bagaikan
satu
jasad.
Jika
ada
satu
anggota
badan
yang sakit,
maka
anggota
tubuh
lainnya
juga
ikut
merasakan
sakit.
Firman
allah
swt
dalam
al-quran
menyebutkan
sebagai
berikut.
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“sesungguhnya
orang-orang mukmin
adalah
bersaudara,
karena
itu
damaikanlah
antara
kedua
saudara
dan
bertaqwalah
kepada
allah
supaya
kamu
mendapat
rahmat.”
(q.s.
al-hujurat
: 10)
b. Kepada orang non islam
dalam ajaran
islam
tidak
ada
larangan
untuk
bergaul
serta
berlaku
adil
terhadap
orang – orang yang nonmuslim. Namun
toleransi
terhadap
orang – orang yang nonmuslim ini
memiliki
batas
– batas
yang amat
tegas,
yaitu
tidak
mencampurkan
cara
beribadah
dan
berkeyakinan
dengan
cara
ibadah
agama lain, karena
islam
telah
jelas
memberikan
batasan
tersebut.
Sebagaimana
firmAN
ALLAH DALAM AL-QURAN.
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
﴿١﴾ لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ﴿٢﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٣﴾
وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ﴿٤﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
﴿٥﴾ لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ ﴿٦
“katakanlah:
hai
orang – orang kafir. Aku
tidak
akan
menyembah
apa
yang kamu
sembah.
Dan kamu
bukan
penyembah
apa
yang aku
sembah.
Dan aku
tidak
pernah
menjadi
penyembah,
apa
yang kamu
sembah.
Dan kamu
tidak
pernah
pula menjadi
penyembah
apa
yang aku
sembah.
Umtukmu
agamamu,
dan
untukku
agamaku.”
(q.s.
al-kafirun
: 1 – 6)
FUNGSI BERSIKAP TASAMMUH
Bersikap
tasammuh
memiliki
fungsi
sebagai
berikut.
a. Menjaga
kerukunan
dan
keharmonisan
dalam
pergaulan
antarsesama
umat
manusia.
b. Memperbanyak
persaudaraan
dan
persahabatan.
c. Menunjukkan
jiwa
besar
yang mau
mengalah
untuk
kepentingan
bersama.
d. Menghilangkan
kesulitan
yang ada
pada
diri
sendiri
maupun
pada
orang lain.
semoga bermanfaat:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar